ff; -->

♥Ayu Sulistiyanti♥

♥ayuesulis.blogspot.com♥

Pages

  • Beranda

♥Blog Archive♥

  • ▼  2012 (9)
    • ►  November (1)
      • ►  21 Nov (1)
    • ▼  Maret (4)
      • ▼  03 Mar (4)
        • Antara Aku dan Dirinya
        • Sang Mantan
        • Aku Kamu dan Dia
        • Dinding Hati
    • ►  Februari (4)
      • ►  06 Feb (1)
      • ►  04 Feb (2)
      • ►  01 Feb (1)
  • ►  2010 (6)
    • ►  November (6)
      • ►  22 Nov (2)
      • ►  17 Nov (1)
      • ►  11 Nov (2)
      • ►  07 Nov (1)

♥Followers♥

♥Blog List♥

♥A Thousand Years♥


Music Player

Sabtu, 03 Maret 2012

Antara Aku dan Dirinya

Diposting oleh AyuSulistiyanti di 19.12 0 komentar


DIA,dia kini telah tiada.
Kini dia telah berbeda.
Tak lagi seperti saat dulu yang aku kenal.
Dia berubah.
Entah apa yang membuatnya seperti ini.
Dia yang dulu selalu menemaniku.
Dia yang selalu buatku tersenyum.
Dia yang dulu selalu mendengarkan ceritaku.
Tapi kini dia tak seperti dulu.
Aku seperti sudah tak mengenalnya lagi.
Dia kini terasa asing bagiku.
Kini dia menjauh,jauh dan semakin jauh.
Hingga kurasa aku tak kan sanggup menggenggam tangannya tuk kembali lagi.
Kini aku sendiri.
Tak lagi bersamanya.
Tak ada lagi yang menemaniku.
Tak ada lagi yang mengerti aku.
Tak ada lagi yang temaniku dalam suka duka.
Tak ada lagi canda tawanya.
Tak ada lagi senyum yang menghias di bibirnya.
Tak ada lagi tatapan mata yang indah itu.
Mungkin dia telah bosan denganku.
Bosan mendengar semua perkataanku.
Bosan dengan tingkah laku ku.
Ku ingin kau kembali sahabat.
Ku butuh dirimu menemani hari hariku lagi :'')

Sang Mantan

Diposting oleh AyuSulistiyanti di 19.09 0 komentar


Dulu, awal mengenalmu tak pernah terpikir tuk memilikimu.
Tapi setelah sekian lama mengenalmu, ada rasa yang aneh.
Entah dari mana asalnya.
Kini aku menyukaimu.
Ya, menyukaimu.
Tapi aku tak mungkin untuk mengungkapkannya.
Namun suatu ketika kau nyatakan itu.
Kau bilang kau menyayangiku.
Dan kau bilang kau ingin memilikiku.
Hingga akhirnya kita menjalani hubungan itu.
Kau selalu buat ku bahagia.
Kau buat ku tersenyum karna tingkahmu.
Kau buat aku mengerti apa arti cinta itu.
Kau buat aku berani mengenal cinta.
Canda tawa saat kita bersama.
Tapi itu dulu.
Ya, itu dulu.
Sebelum kau mengenal dirinya.
Dia yang lebih sempurna di banding aku.
Dia yang tak pernah ku tau siapa itu.
Dia yang buat kau tinggalkan aku begitu saja.
Aku tau aku tak sesempurna dirinya.
Tapi apa kau tau cinta ku lebih sempurna di banding dia.
Kini aku hanya bisa menangis.
Menangisi mengapa aku pernah menyayangimu.
Menangisi semua kebodohanku.Kau buat aku berubah.
Kau yang buat aku tak seperti dulu.
Kau yang buat ku tau apa itu cinta.
Tapi kau juga yang buat aku takut akan mengenal arti cinta lebih dalam.
Kini ku hanya bisa merenung.
Mengapa dulu ku memilihmu sebagai orang yang ku sayang.
Aku memang bodoh telah mempercayai semua kata-katamu.
Mungkin dulu kau hanya mempermainkan aku.
Dan aku terperangkap akan semua permainanmu itu.
Tapi kini ku coba untuk bangkit dan berdiri.
Ku tak mau terus teringat bayangmu.
Bayangmu yang telah hancurkan aku.
Bayangmu yang telah sakiti aku.
Tapi ingat lah wahai sang mantan.
Jika kau tak lagi bersamanya, jangan pernah kembali padaku.
Ku tak akan terjebak tuk ke-dua kalinya.
Bagiku, MANTAN tetaplah MANTAN.
Tak akan pernah kembali lagi.
Dalam hidupku aku sudah tak ingin mengenalmu lagi.
Pergilah kau ke neraka wahai mantan (y)

Aku Kamu dan Dia

Diposting oleh AyuSulistiyanti di 18.58 0 komentar


Awalnya aku dan kamu bahagia.
Kita dan dia pun bahagia.
Kita? Yah memang kita.
Ada aku kamu dan lagi lagi..dia.

Entah berawal dari mana semua itu berubah.
Aku dan kamu bagaikan tak saling mengenal.
Kamu tak menganggapku ada.
Kamu pun melupakan kenangan antara kita.
Melupakan semua yang berhubungan dengan aku.

Kemudian kamu dan dia pun bersatu.
Yahh dia yang dulu kita kenal bersama.
Dia pula yang membuat hubungan kita rentan.
Mungkin memang dia lebih segalanya dari aku.

Kita yang selalu ada untuk dia.
Kita yang selalu menemani dia.
Dan kita yang selalu membuat dia tersenyum.
Tapi itu dulu.

Kini kamu bahagia bersama dia.
Sedangkan aku dan dia?
Yahh kamu pasti tahu jawabannya.
Tidak begitu baik.

Aku yang selalu mengalah.
Aku pula yang harus rela.
Rela melepaskan dirimu bersama dia.
Dan menghapus semua mimpi yang pernah aku impikan bersama kamu ataupun kamu dan dia.

Semua hanya angan.
Aku yakin kamu tak mau lagi aku ada di antara kamu dan dia.
Aku sadar kini kamu telah memberikan seutuhnya kepada dia.
Sama seperti kamu dulu memberikan semuanya yang kau miliki kepadaku.
Termasuk hatii...


Aku pun rindu dia wahai sahabat.
Aku rindu kamu.
Aku pun rindu dia.
Aku rindu kamu kasih.

Bahagiaaa.. Impian semua orang..
Suksesss.. Keinginan tiap manusia.
Kini aku kamu dan dia bahagia.
Walau bahagia ini di cerita kehidupan yang berbeda.

Namun aku masih punya satu tujuan..
Suksesss.. Itu yang ingin aku raih.
Walau tanpa ada kamu lagi di sini, di sampingku.
Aku kamu dan dia.

Dinding Hati

Diposting oleh AyuSulistiyanti di 18.55 0 komentar








Jika hati ini di ibaratkan seperti sebuah dinding.
Dan suatu ketika kau menuliskan namamu di dinding itu.
Namun, ada orang yang tidak suka namamu ada di dinding itu.
Lalu dia menutupi namamu dengan sebuah cat.
Setelah beberapa saat berlalu, cat itu pun pudar.
Namun orang itu kembali datang untuk mengecatnya.
Hingga namamu kembali tertutup.
Tapi suatu ketika, saat cat itu pudar, ia lupa untuk mengecatnya kembali.
Namun ada seorang anak yang mencoret-coret dinding itu.
Sampai namamu kembali tak terlihat.
Walau namamu telah tertutup, tapi namamu akan selalu tersimpan di dinding hatiku itu. :)
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)
 

♥Ayu Sulistiyanti♥ Girly Ayu Sulis | Blogger